

Rusdi adalah bukan nama sebenarnya, hanya samaran menutupi identitas yang dengan sengaja dirahasiakan. Dan Ujang juga nama palsu demi menjaga mana baik dan kesejahteraan seseorang sebagaimana sopan dan santun yang berlaku.
Suatu malam dibulan akhir tahun lalu, Rusdi kedatangan tamu. Bukan. Hanya seseorang yang sengaja diajak mampir kerumahnya. Kebetulan saja. Dia melihat lelaki itu berdiri didepan rumahnya. Atap garasi yang menjorok keluar pintu pagar tak cukup melindungi tubuh lelaki itu dari derasnya air hujan. Apa lagi disertai angin. Melihat wajah yang pucat dan tubuh menggigil kedinginan, Rusdi mengajak masuk. Sambil berbincang-bincang menunggu hujan reda. Mulanya diteras, tapi karena hawa yang sangat dingin Rusdi mempersilahkan tamunya pindah diruang tamu.
Suasana didalam rumah sepi. Pesawat televisi dibiarkan menayangkan dunia dalam berita dengan percuma. Anak-anak dan istrinya sudah tidur sejak sore. Mereka kelelahan setelah seharian berkeliling ditaman rekreasi terbaru diIbukota. Memang Rusdi sayang pada keluarganya. Dia selalu berusaha menyenangkan keluarganya. Dia habiskan waktu liburan sepenuhnya bersama anak istri.
