

Peristiwa berawal dari kilas – kilas sejarah manusia, bisa tahun, bisa windu, bisa abad, bahkan milenia, sangat dimugkinkan menggunakan teknologi multimedia. Perburuan, perjuangan, bencana alam, kelaparan, wabah penyakit, kemiskinan, kemewahan, pesta – pesta, hiruk pikuk kota, kemacetan lalu lintas, asap -asap pabrik, rutinitas buruh, demonstrasi mahasiswa, kampanye politik, sawah hijau, laut senha, anak – anak bermain di taman, bunga – bunga aneka warna, rimba raya, lalu perang !
” Nahkoda, Nahkoda…
Bahtera kau bawa kemana ?
Nahkoda, nahkoda….
Siang penuh kabut, malam tanpa bintang
Nahkoda, nahkoda…
Siang penuh kabut, malam tanpa bintang
Nahkoda, Nahkoda…
Hujan mengguyur, badai menghambur
Gelombang menggulung melampaui himalaya
Nahkoda, nahkoda…
Kenapa tak pulang saja ?
Nahkoda, nahkoda….
Kau kah Nuh ?
Pengelana utusan sang Raja ?
Atau wisanggeni ?
Satria mahasakti yang tersembunyi ?
Nahkoda, nahkoda…
Bahtera kau bawa kemana ?
Nahkoda, nahkoda….
Kenapa tak bergeming, melihat kamo terpelanting ?
Nahkoda, nahkoda….
Mengapa terus melaju, sedang kami haru biru ?
Nahkoda, nahkoda…
Mengapa terus melaju, sedang kami haru biru ?
Nahkoda, nahkoda…
Siapa dirimu ?
Nahkoda, nahkoda…
Nahkoda, nahkoda…
Nahkoda, nahkoda…
