

Rananggana adalah panglima perang medhang bumi mataram. Dia saudara sepupu Ratu Sanjaya. Satu keturunan Dahyang Shima, Ratu Kalingga. Rananggana memiliki pasukan khusus, sekumpulan orang-orang digdaya yang dibawanya dari Tanah Muria, untuk melindungi sang raja
dan keluarga istana.
Pasukan itu bergelar Bregadha Manyura. Setelah Ratu Sanjaya wafat, terjadi perebutan kekuasaan di kerajaan medhang bumi mataram antara Wangsa Sanjaya dan Wangsa Syailendra. Perang saudara pun pecah. Mendapati kenyataan itu, Rananggana sedih, dia tidak tega melukai atau membunuh orang-orang istana yang selama ini dalam perlindungannya. Akhirnya dia memilih menyingkir, kembali ke Bumi Kalingga, Tanah Muria. Bregada Manyura ikut serta bersamanya.
